Logo Bloomberg Technoz

IDI Respons Positif Ambulans Udara, Ingatkan Beberapa Hal Ini

Dinda Decembria
19 August 2026 17:50

Seorang dokter wanita berkacamata dan sarung tangan pelindung membaca hasil X-Ray paru-paru
Seorang dokter wanita berkacamata dan sarung tangan pelindung membaca hasil X-Ray paru-paru

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) merespons positif soal pemerintah menghadirkan ambulans udara dan tim dokter terbang untuk mempercepat pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Menurut Kabid Humas PB IDI, dr. Cashtry Meher, mengatakan bahwa ambulans udara harus terhubung dengan sistem rujukan, layanan telemedicine, rumah sakit regional, serta tenaga kesehatan yang kompeten.

“Yang penting adalah bagaimana ketika seorang pasien membutuhkan pertolongan, kita bisa memastikan tiga hal, yaitu dokternya tersedia, transportasinya tersedia, dan rumah sakit rujukannya siap menerima,” kata Cashtry kepada Bloomberg Technoz, Rabu (19/08/2026).


“Jadi jangan sampai kita hanya punya ambulans udara, tetapi ketika pasien tiba di rumah sakit, fasilitas dan dokter spesialisnya tidak tersedia,” ujarnya.

Cashtry juga menilai konsep dokter terbang perlu dirancang sebagai sistem pelayanan kesehatan, bukan sekadar dokter yang berpindah dari satu daerah ke daerah lain menggunakan pesawat.