Logo Bloomberg Technoz

IDI Respons Siasat Prabowo Datangkan Dokter Asing: Harus Selektif

Dinda Decembria
19 August 2026 15:40

Ilustrasi dokter. (Hannah McKay/Reuters/Bloomberg)
Ilustrasi dokter. (Hannah McKay/Reuters/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengingatkan upaya Presiden Prabowo Subianto mengatasi kekurangan dokter di Indonesia dengan mendatangkan dokter asing harus dilakukan secara selektif.

Kabid Humas PB IDI dr. Cashtry Meher mengatakan dokter asing dapat dipertimbangkan untuk mengisi kekosongan dokter spesialis tertentu, terutama di wilayah yang memang mengalami kekurangan.

“Kalau memang ada kekurangan dokter spesialis tertentu, terutama di wilayah tertentu, kehadiran dokter asing dapat dipertimbangkan secara selektif, terukur, berbasis kebutuhan, dan dengan standar kompetensi yang jelas,” kata Cashtry kepada Bloomberg Technoz, Rabu (19/8/2026).


Menurut dia, PB IDI mendukung setiap upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Namun, dokter asing harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi penguatan sistem kesehatan nasional.

“Dokter asing sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari strategi penguatan sistem kesehatan Indonesia, bukan sebagai pengganti pembangunan sumber daya manusia kesehatan nasional,” ujarnya.