3 Supertanker China Putar Balik di Hormuz di Tengah Risiko Tinggi
News
19 August 2026 18:20

Weilun Soon - Bloomberg News
Bloomberg, Tiga supertanker terkait dengan China berbalik arah di Selat Hormuz karena risiko terhadap pelayaran masih tinggi. Sementara itu, prospek normalisasi lalu lintas kapal kian meredup setelah Presiden Donald Trump mengambil sikap keras terhadap Iran.
Kapal Sea V, yang mengangkut minyak mentah dari Irak, sedang berlayar menuju Hormuz dari Teluk Persia pada Selasa ketika kapal itu tiba-tiba berbalik arah, dan kini berhenti di tengah selat, menurut data pelacakan kapal dan catatan transaksi.
Di arah sebaliknya, kapal Hestia melintasi Teluk Persia di sepanjang pantai Oman pada Rabu dini hari, sebelum mengubah arah dan berlayar keluar, sementara kapal Erecter yang menuju Irak juga telah berbalik arah. Belum jelas mengapa kapal-kapal tersebut tiba-tiba mengubah arah.
Kapal-kapal pengangkut minyak mentah berukuran sangat besar (VLCC) tersebut berbendera Hong Kong dan melaporkan bahwa mereka membawa awak kapal asal China.






























