Logo Bloomberg Technoz

Kemenperin Buka-bukaan Soal Tantangan di Industri Baja

Pramesti Regita Cindy
19 August 2026 19:20

Peleburan logam di pabrik baja./dok. Bloomberg
Peleburan logam di pabrik baja./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap sejumlah tantangan yang tengah dihadapi industri baja nasional, mulai dari rendahnya utilitas, biaya energi dan logistik kurang kompetitif, hingga tekanan perdagangan global yang semakin meningkat.

Ketua Tim Kerja Sama Internasional dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin Willy Fandri mengatakan, pertama dari sisi utilitas saja, rata-rata industri baja nasional disebutnya masih berada di sekitar 52,7%. 

Di sisi lain, tingkat ketergantungan bahan baku impor baja nasional juga masih tinggi yakni berada di kisaran kurang lebih 55%. Dengan demikian, ia menegaskan tak semua kebijakan untuk industri baja tidak dapat diterapkan secara seragam. 


Hal ini lantaran struktur teknologi dan usia fasilitas produksi di industri baja nasional masih sangat beragam.

"[Struktur teknologi pengelolaan baja itu beragam] jadi pemukulan rata kebijakan itu tidak bisa dilakukan," kata Willy ditemui di Jakarta, Rabu (19/8/2026).