IHSG Finis di Zona Merah, Saham BYAN Jadi Biang Keladi
Muhammad Julian Fadli
19 August 2026 19:04

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,86% di posisi 6.394 pada penutupan perdagangan Rabu (19/8/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan sejumlah saham barang baku lainnya.
Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terpeleset di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 6.490 hingga terdalam menyentuh 6.373.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp14,28 triliun dari sejumlah 36,01 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi 2,2 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 238 saham, dan 363 saham terjadi pelemahan. Sisanya 188 saham stagnan.
Penyebab IHSG Melemah
Saham–saham barang baku, saham konsumen non primer, dan saham konsumen primer utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 1,21%, 1,05%, dan 0,96% begitu juga saham perindustrian drop 0,78%, disusul oleh pelemahan pada saham kesehatan dengan melemah 0,75%.
Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks.






























