Sebelumnya, Prabowo mengatakan hampir semua puskesmas belum punya 13 jenis tenaga kesehatan lengkap. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 474 kabupaten/kota di Indonesia masih membutuhkan 84.741 dokter umum. Sebanyak 505 kabupaten/kota membutuhkan 127.580 dokter gigi. Sebanyak 481 kabupaten/kota membutuhkan 55,712 dokter spesialis.
“[Kekurangan ini] terutama di kabupaten/kota yang jauh dari ibu kota provinsi, terutama juga banyak di Indonesia timur,” ungkap Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menjelaskan untuk mengatasi kekurangan dokter ini selama 21 tahun terakhir pemerintah telah membuka 9 fakultas baru serta 170 prodi (program pendidikan) dokter spesialis dan sub spesialis baik yang berada di perguruan tinggi maupun di rumah sakit.
“Kita hadirkan prodi spesial untuk pertama kali di 11 provinsi untuk mengejar kebutuhan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis,” ungkapnya.
(roy)
































