Sementara itu, Menurut Puan program kerja prioritas nasional Tahun 2027, mulai dari kedaulatan pangan,kemandirian energi dan air, pendidikan, Kesehatan, hilirisasi, infrastruktur dan perumahan, ekonomi kerakyatan dan desa, hingga penurunan kemiskinan harus dilaksanakan sebagai satu kesatuan politik pembangunan nasional.
Puan juga mengatakan bahwa dalam pembahasan dan penyusunan APBN 2027, DPR meminta pemerintah untuk memperhatikan beberapa hal
Pertama, mengenai pendapatan negara yang harus dihimpun secara adil, tanpa melemahkan daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha. Menurut DPR, Negara harus menghimpun pendapatan negara secara optimal, tetapi juga harus adil dalam membagi beban.
Kedua, DPR meminta belanja negara supaya semakin berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil.
Ketiga, defisit dan utang harus dikelola secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab. Setiap pembiayaan harus dilihat dari manfaat, risiko, dan bebannya bagi generasi mendatang.
“Kebijakan hari ini tidak boleh meninggalkan beban yang tidak adil bagi generasi yang akan datang,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa tema kebijakan fiskal Tahun 2027 yakni Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat, harus dimaknai sebagai komitmen untuk mempertemukan pertumbuhan dengan pemerataan, kemajuan ekonomi dengan keadilan sosial.
Sementara itu, Menurut Puan Program Kerja Prioritas Nasional Tahun 2027, mulai dari kedaulatan pangan;,kemandirian energi dan air, Pendidikan, Kesehatan, hilirisasi, infrastruktur dan perumahan, ekonomi kerakyatan dan desa; hingga penurunan kemiskinan harus dilaksanakan sebagai satu kesatuan politik pembangunan nasional.
(ell)




























