Logo Bloomberg Technoz

Hamas mengatakan akan menyerahkan senjata berat kepada pemerintahan baru Gaza yang diusulkan, tetapi hanya jika Israel menarik pasukannya dan negara Palestina dibentuk. Peta jalan tersebut menyebut pemerintahan baru akan memberikan kewenangan kepada warga Palestina secara individu untuk tetap memiliki senjata ringan.

Rencana awal Trump membayangkan pasukan dan tank Israel meninggalkan Jalur Gaza sepenuhnya, sekaligus membuka pembahasan mengenai pembentukan negara Palestina pada masa mendatang. Namun, kedua hal tersebut ditempatkan sebagai hasil akhir dari demiliterisasi penuh wilayah tersebut serta stabilisasi Gaza setelah Hamas tidak lagi berkuasa.

Tahap awal gencatan senjata dalam rencana Trump tercapai pada Oktober tahun lalu. Sejak itu, hanya sedikit kemajuan yang dicapai dan militer Israel terus bergerak melampaui garis gencatan senjata, sementara wilayah kekuasaan Hamas semakin menyusut dan sekitar 2 juta warga Palestina masih berdesakan di Gaza.

Lonjakan serangan udara Israel pada Juli yang menargetkan komandan Hamas—dan juga menewaskan puluhan warga sipil—telah berhenti sejak 3 Agustus. Hal itu menjadi tanda tersirat bahwa Netanyahu merespons seruan utusan utama Board of Peace, Nickolay Mladenov, agar jalur diplomasi diberi kesempatan untuk berjalan.

Tanda potensi kemajuan lainnya muncul ketika Board of Peace pada Sabtu mengatakan telah mempertemukan para ahli untuk merencanakan pembangunan hunian sementara bagi warga Palestina yang mengungsi. Langkah tersebut merupakan upaya sementara sebelum pembangunan kembali secara permanen yang menurut Mladenov akan membutuhkan Hamas terlebih dahulu melucuti senjatanya.

(bbn)

No more pages