Logo Bloomberg Technoz

Pidato di PBB, Pezeshkian Sebut Iran Korban Terorisme AS-Israel

24 September 2026 08:00

Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat Sidang Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Fotografer: John Lamparski/Bloomberg)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat Sidang Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Fotografer: John Lamparski/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengawali pidatonya di Majelis Umum PBB dengan menyoroti serangan mematikan AS terhadap sebuah sekolah dasar di Iran pada awal perang.

“Presiden Amerika Serikat menyebut kami sebagai teroris,” katanya kepada para pemimpin dunia, Rabu (23/9) dikutip dari CNN. “Kami adalah korban terorisme.”

Pezeshkian menyatakan bahwa ia datang mewakili "sebuah bangsa di mana sekolah-sekolah mereka benar-benar dibom. Anda bisa lihat sendiri, anak-anak ini tewas di bawah hujan bom dari senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat dan Israel," ujarnya.


Setidaknya 120 anak dan 26 guru termasuk di antara korban tewas ketika sekolah di Kota Minab, Iran selatan, diserang pada 28 Februari, menurut pejabat Iran.

“Mereka tidak bersalah dan tidak melakukan kejahatan apa pun,” kata Pezeshkian.