Masuknya Nintendo secara resmi akan membawa produk konsol tersebut ke pasar Indonesia melalui jalur distribusi resmi. Sebelumnya, produk Nintendo di Indonesia banyak beredar melalui pasar impor paralel atau grey market.
Nintendo merupakan perusahaan hiburan asal Kyoto, Jepang, yang telah berdiri sejak 1889.
Perusahaan tersebut awalnya memproduksi dan menjual kartu permainan Hanafuda sebelum berkembang menjadi salah satu pemain utama industri gim global.
Sejak meluncurkan Family Computer atau Famicom pada 1983, Nintendo berfokus pada pengembangan, produksi, dan pemasaran sistem permainan serta perangkat lunaknya.
Sejumlah waralaba besar yang dikembangkan Nintendo antara lain Mario, Donkey Kong, The Legend of Zelda, Pokémon, Metroid, Kirby, Animal Crossing, Pikmin, dan Splatoon.
Saat ini, lini konsol utama Nintendo adalah keluarga Nintendo Switch, termasuk Nintendo Switch 2. Nintendo menyebut telah menjual lebih dari 6 miliar gim dan lebih dari 870 juta unit perangkat keras secara global.
Nintendo Switch 2 merupakan generasi terbaru konsol perusahaan tersebut. Perangkat ini dapat digunakan dalam tiga mode, yakni TV mode, tabletop mode, dan handheld mode. Nintendo Switch 2 juga dilengkapi layar 1080p yang lebih besar serta kontroler Joy-Con 2 dengan koneksi magnetis.
Di Indonesia, kehadiran resmi Nintendo juga berpotensi memperluas akses konsumen terhadap produk dan layanan Nintendo melalui jaringan distribusi lokal. Detail mengenai harga resmi, jaringan penjualan, serta layanan lainnya akan mengikuti informasi lanjutan dari Nintendo dan mitra lokalnya.
(cpa/naw)































