Logo Bloomberg Technoz

Ada Aroma Aksi Korporasi Jumbo di Balik Liarnya Gerak Saham PACK

Cahya Puteri Abdi Rabbi
13 August 2026 09:40

Suasana Tambang nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (10/7/2023). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Suasana Tambang nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (10/7/2023). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) menjadi sorotan setelah bergerak liar dalam beberapa pekan terakhir.

Saham PACK pada perdagangan Rabu (12/8/2026) ditutup melonjak 7,14% atau 18 poin ke level Rp270 per saham.

Dalam perdagangan kemarin, saham PACK sempat menyentuh level tertinggi Rp276 dan terendah Rp250. Aktivitas transaksinya juga cukup ramai dengan volume mencapai 155,32 juta saham dan nilai transaksi Rp41,56 miliar.


Jika ditarik lebih panjang, saham PACK telah menguat 31,07% dalam sebulan terakhir dan naik 47,40% sejak awal tahun. Namun, dalam enam bulan terakhir saham tersebut masih terkoreksi 42,80%.

Berdasarkan cerita sumber Bloomberg Technoz, pergerakan harga saham PACK itu didorong oleh kabar rencana rights issue jumbo yang akan diesekusi di tengah audit laporan keuangan kuartal II-2026 perseroan.