Dekret tersebut akan memungkinkan pembentukan dana yang ditujukan untuk membangun kembali rumah sakit, sekolah, jalan raya, serta sejumlah fasilitas lainnya, katanya. Pemerintah juga berencana memberikan subsidi untuk layanan publik dan perumahan.
Dengan skala kerusakan yang terus meluas, pemerintahan De la Espriella berada di bawah tekanan besar untuk mengoordinasikan upaya bantuan yang terus membesar serta menyalurkan bantuan ke komunitas-komunitas paling terisolasi di Kolombia, sembari menekan dampak krisis ekonomi akibat bencana tersebut.
Kerusakan meluas di sepanjang kawasan barat Kolombia, di mana beberapa komunitas paling terpencil menjadi area yang terdampak paling parah. Choco, salah satu wilayah termiskin di Kolombia, melaporkan adanya bangunan runtuh di ibu kotanya, Quibdo, serta kerusakan parah di Bajo Baudo, di mana perkiraan awal menunjukkan sekitar 1.500 rumah terdampak.
Di Valle del Cauca, sekitar 80% infrastruktur permukiman di wilayah El Cairo diperkirakan mengalami kerusakan. Kerusakan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya di berbagai wilayah terdampak juga semakin mempersulit penanganan darurat.
Sementara itu, bantuan internasional mulai berdatangan ke Kolombia. Amerika Serikat mengerahkan tim teknis perkotaan dari Virginia dan California untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan di Kolombia. Bantuan serta anggota kelompok penyelamat Topos Aztecas dari Meksiko tiba di Cali, sementara AS mengumumkan bantuan senilai US$15,5 juta untuk tempat tinggal darurat dan makanan. China dan sejumlah pemerintah lainnya juga telah menawarkan bantuan.
Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan pada Selasa bahwa personel penyelamat siap berangkat ke Kolombia, tetapi masih menunggu izin dari pemerintah Kolombia. Presiden El Salvador Nayib Bukele mengatakan Kolombia meminta pasokan bantuan, bukan personel, karena tim penyelamat, tenaga medis, dan unit darurat negara itu sendiri sudah dikerahkan.
Penanganan atas tawaran bantuan penyelamatan dari luar negeri ini sempat memicu pertanyaan terkait tim mana saja yang bersedia diterima oleh Kolombia. Direktur badan penanggulangan bencana, David Tamayo, menegaskan bahwa pemerintah akan menerima tim pencari dan penyelamat dari Israel, Ekuador, El Salvador, dan AS karena mereka telah memenuhi protokol internasional, mandiri, serta hadir dengan peralatan mereka sendiri.
Ekspor kopi kembali berjalan sebagian pada Rabu setelah blokade di sejumlah jalan utama sebelumnya hampir menghentikan pengiriman melalui Buenaventura, pelabuhan yang menangani sekitar 60% ekspor kopi Kolombia. Sejumlah bandara di wilayah terdampak masih membatasi operasionalnya untuk penerbangan kemanusiaan dan pemerintah.
Operasi penyelamatan terus berlanjut di area-area yang terkena dampak paling parah. Pada Selasa malam, petugas berhasil menarik seorang wanita berusia 32 tahun dalam keadaan selamat dari reruntuhan sebuah hotel di Pereira, lebih dari 30 jam setelah gempa terjadi. Tim penyelamat berulang kali mematikan mesin alat berat di bangunan yang runtuh untuk mendengarkan tanda-tanda keberadaan korban selamat.
Para menteri telah membatalkan berbagai agenda lain seiring fokus pemerintah yang terpusat pada operasi penyelamatan. Hampir seluruh anggota kabinet yang dijadwalkan menghadiri pertemuan pekan ini di Cartagena yang diselenggarakan oleh ANDI—asosiasi bisnis terbesar di negara tersebut—telah membatalkan kehadiran mereka, menurut laporan radio lokal.
Kendati demikian, agenda keamanan pemerintah tetap berjalan. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Rabu menyampaikan bahwa Kolombia telah memberi otorisasi untuk operasi militer gabungan bersama AS guna melawan geng-geng narkoba.
(bbn)
































