Dari sisi jenis pajak, hampir seluruh kelompok penerimaan mencatatkan pertumbuhan positif. PPh Badan beserta setoran deposit mencapai Rp196,1 triliun atau meningkat 28,6% dibandingkan tahun sebelumnya seiring membaiknya profitabilitas dunia usaha.
Sementara itu, penerimaan PPh Orang Pribadi, PPh Pasal 21 dan deposit terealisasi sebesar Rp146 triliun atau tumbuh 13,6% secara tahunan. PPh Final, PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 26 mencapai Rp159,9 triliun atau meningkat 1,4%.
Di sisi lain, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM mencatat pertumbuhan paling tinggi. Hingga akhir Juni 2026, penerimaannya mencapai Rp380 triliun atau melonjak 42,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara secara sektoral, pertumbuhan penerimaan pajak ditopang oleh hampir seluruh sektor utama ekonomi. Kontributor terbesar berasal dari sektor perdagangan dengan porsi 25,6%, diikuti industri pengolahan sebesar 22,8%.
Dari sisi pertumbuhan, sektor perdagangan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 45,9%, disusul sektor pertambangan sebesar 22,8% dan industri pengolahan yang tumbuh 19,9%.
(lav)































