Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah wilayah yang paling terdampak, terutama Provinsi Caldas dan Risaralda, merupakan bagian dari kawasan penghasil kopi Kolombia yang menyumbang sekitar seperempat produksi nasional. Belum diketahui secara langsung bagaimana industri tersebut akan terdampak gempa, tetapi sejumlah jalan utama ditutup akibat longsor yang terjadi setelah gempa. Otoritas penerbangan Kolombia mengatakan operasional di lima bandara di wilayah terdampak telah dihentikan. Belum ada laporan kerusakan pada infrastruktur energi utama.

Gempa tersebut menjadi ujian besar pertama bagi De la Espriella, yang dilantik pada Jumat dalam sebuah upacara di Cali. Setidaknya 19 bangunan di kota tersebut runtuh dan menjebak warga di bawah reruntuhan bangunan. Awalnya, dia mengatakan akan pergi ke Provinsi Risaralda, salah satu wilayah dengan kerusakan terparah, sebelum mengubah tujuannya ke Bogota untuk berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana.

De la Espriella tiba di Quibdo, ibu kota Provinsi Choco, pada Senin sore untuk meninjau dampak gempa. Gubernur setempat Nubia Córdoba mengatakan sebagian infrastruktur konektivitas di provinsi tersebut telah berusia lebih dari 50 tahun dan 10 munisipalitas masih terisolasi. De la Espriella berjanji pemerintah akan memberikan dukungan kepada Choco, yang menurutnya telah “dilupakan dan dibiarkan menghadapi nasibnya sendiri.”

Di Manizales, ibu kota Caldas, lubang-lubang besar pada fasad bangunan membuat apartemen terlihat dari jalan, sementara pecahan kaca berserakan di depan toko-toko yang sebagian besar masih tutup. Bongkahan beton dan puing-puing menutup trotoar serta jalan, menyebabkan kemacetan di sejumlah bagian kota. Kabel listrik yang putus berserakan di jalan, sementara pipa yang rusak mengganggu pasokan air. Di sejumlah lingkungan, layanan gas rumah tangga dihentikan.

Natalia Aguirre, seorang tenaga kesehatan berusia 40 tahun, mengatakan dirinya berlari kembali ke rumah ketika gempa terjadi untuk mengevakuasi anak-anaknya. Mereka selamat, tetapi “semua yang ada di dalam apartemen hancur,” katanya.

Jacobo Pelaez, pelatih kebugaran berusia 60 tahun yang tinggal di lingkungan yang sama, mengatakan beberapa bangunan di kompleks tempat tinggalnya tampak tidak layak huni. “Menakutkan untuk kembali masuk karena Anda tidak tahu apakah akan ada gempa susulan,” tambahnya.

Titik gempa di Kolombia. (Sumber: Bloomberg)

Suara sirene menggema di jalan-jalan, sementara polisi menutup sejumlah area dengan pita peringatan berwarna kuning. Namun, layanan darurat setempat di Manizales kewalahan pada Senin sehingga warga sipil turut membantu upaya penyelamatan.

Sebastián Guzmán, ahli biologi berusia 29 tahun, bekerja bersama sekelompok temannya di kawasan Milan, bagian timur Manizales. Mereka membantu keluarga di sebuah bangunan mengambil barang-barang milik mereka ketika “Pemadam Kebakaran tiba dan mengatakan kami harus pergi karena ada risiko bangunan runtuh.”

Sekitar 140 mil atau 225 kilometer di utara, di Medellin yang merupakan kota terbesar kedua di Kolombia, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami retakan. Namun, belum ada laporan awal mengenai korban luka.

Warga Kolombia memanfaatkan media sosial untuk mencari orang hilang dan memberikan dukungan kepada komunitas yang terdampak. Situs-situs yang sebelumnya digunakan setelah gempa yang melanda Venezuela pada Juni kini diadaptasi untuk penanganan keadaan darurat, termasuk Colombia Te Busca yang mencatat lebih dari 2.000 orang sebagai hilang.

Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana Kolombia (UNGRD) membuka formulir bagi warga untuk melaporkan korban tewas, luka-luka, orang hilang, serta kerusakan infrastruktur. Pemerintah juga meminta lembaga negara dan otoritas terkait menyalurkan seluruh laporan resmi mengenai kerusakan, kebutuhan, dan dampak lainnya hanya melalui UNGRD guna memusatkan informasi dan mengarahkan sumber daya ke wilayah yang paling membutuhkan.

Bencana tersebut akan mempersulit janji De la Espriella untuk membekukan belanja pemerintah.

Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana merekomendasikan penetapan status bencana, menurut sebuah pernyataan. Langkah tersebut memungkinkan pemerintah mempercepat upaya bantuan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.

Sejumlah anggota parlemen meminta presiden juga menetapkan status darurat ekonomi, yang akan memberinya kewenangan menaikkan pajak tanpa melalui persetujuan Kongres.

Gempa mengguncang bangunan-bangunan di Bogota, menyebabkan sejumlah warga berhamburan ke jalan meski masih mengenakan piyama. Belum ada laporan kerusakan, menurut wali kota ibu kota.

Pemerintah AS memantau situasi secara ketat dan “siap memberikan dukungan kepada rakyat Kolombia,” kata Menteri Luar Negeri Marco Rubio dalam unggahan di media sosial. De la Espriella merupakan sekutu Presiden Donald Trump, yang mendukungnya dalam pemilihan presiden pada Juni.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Ekuador Daniel Noboa mengatakan pemerintah mereka siap memberikan bantuan.

Bencana tersebut membangkitkan kembali kenangan akan gempa dahsyat pada 1999 yang mengguncang wilayah yang sama dan menewaskan hampir 1.200 orang.

Gempa ini terjadi kurang dari dua bulan setelah dua gempa bumi melanda Venezuela pada Juni. Jumlah korban tewas resmi akibat bencana tersebut telah melampaui 6.000 orang, menjadikannya salah satu gempa paling mematikan yang melanda Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir.

Carlos Andrés Valoyes, insinyur sistem berusia 27 tahun, sedang berada di rumahnya di Quibdo bersama istri dan bayi perempuannya ketika gempa terjadi.

Seperti banyak warga kota tersebut, mereka kehilangan aliran listrik dan layanan data seluler hampir sepanjang hari. Menjelang sore, Valoyes mengatakan melalui pesan WhatsApp bahwa warga masih duduk di trotoar karena takut kembali ke rumah yang mungkin rusak dan khawatir akan terjadi gempa susulan. Survei Geologi Kolombia mengatakan 18 gempa susulan telah tercatat hingga tengah hari di seluruh Choco, dengan magnitudo berkisar antara 1,4 hingga 4,8.

Valoyes kini menampung dua keluarga tetangganya di apartemennya setelah rumah mereka tidak lagi layak dihuni.

“Saya pikir malam ini akan menjadi salah satu malam terpanjang,” kata Valoyes.

(bbn)

No more pages