“Menurut saya, latar belakang militer maupun nonmiliter tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran. Posisi Wakil Menteri Pertahanan membutuhkan kompetensi, pengalaman, pemahaman terhadap isu strategis pertahanan, serta kemampuan membangun koordinasi yang baik," ujar dia.
"Dengan kapasitas tersebut, seorang Wamenhan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan memberikan dukungan yang optimal kepada Menteri Pertahanan, terlepas dari latar belakang profesinya.”
Toh, sebelumnya sudah ada beberapa sosok Wamenhan yang berasal dari kelompok sipil atau non militer seperti Sakti Wahyu Trenggono pada era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) atau Harsono Tjokroaminoto pada era Presiden ke-2 Soeharto. Akan tetapi, Trenggono dan Harsono adalah tokoh politik.
(dov/frg)































