Pembentukan tim chip internal dilakukan ketika permintaan terhadap layanan Claude terus meningkat. Persaingan mendapatkan kapasitas komputasi AI juga semakin ketat karena perusahaan teknologi berlomba membangun infrastruktur untuk melatih dan menjalankan model AI generatif.
Anthropic sebelumnya telah menjajaki pengembangan chip khusus. Pada Juli 2026, TechCrunch melaporkan perusahaan tengah berdiskusi dengan Samsung mengenai kemungkinan kerja sama untuk chip tersebut. Saat itu, Anthropic mengatakan strategi komputasinya tetap akan menggunakan perangkat yang beragam dari Google, Amazon, dan Nvidia.
Pengembangan chip sendiri memberikan peluang bagi Anthropic untuk menyesuaikan perangkat dengan karakteristik model Claude. Dengan merancang perangkat dan model secara bersamaan, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan energi, kecepatan pemrosesan, serta efisiensi ketika model digunakan dalam skala besar.
Langkah Anthropic juga mengikuti tren perusahaan AI lain yang mulai mengembangkan hardware sendiri. Google telah lama mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) untuk kebutuhan AI, sementara Amazon memiliki chip Trainium dan Inferentia. OpenAI juga telah mengembangkan prosesor inferensi khusus bersama Broadcom.
Google, misalnya, mengembangkan TPU melalui pendekatan hardware-software co-design, dengan arsitektur chip yang dirancang untuk kebutuhan komputasi AI.
Meski demikian, Anthropic belum mengungkap spesifikasi chip yang sedang dikembangkan, mitra manufaktur, maupun jadwal kapan chip tersebut akan diproduksi dan digunakan secara komersial. Reuters juga menyebut perusahaan belum memberikan batas waktu pengembangan chip tersebut. Pengembangan custom silicon juga membutuhkan investasi dan waktu yang besar. Estimasi industri menunjukkan pengembangan chip AI kelas atas dapat membutuhkan biaya sekitar US$500 juta.
Dengan membangun kemampuan desain chip sendiri, Anthropic berupaya mengurangi ketergantungan pada hardware pihak ketiga sekaligus memperoleh kendali lebih besar atas infrastruktur yang menopang Claude. Namun untuk saat ini, perusahaan belum mengubah strategi menjadi sepenuhnya mandiri. Anthropic tetap mempertahankan Nvidia, AMD, Google dan AWS sebagai bagian dari infrastruktur komputasinya, sementara chip buatan sendiri akan menjadi tambahan dalam strategi hardware perusahaan.
(fik/wep)
































