Bursa Saham, Obligasi Asia Berpotensi Tertekan Dibayangi Inflasi
News
24 September 2026 08:33

Toby Alder — Bloomberg News
Bloomberg, Saham dan obligasi di Asia berpotensi melemah pada Kamis, mengikuti penurunan di Wall Street setelah reli harga minyak dan data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu kekhawatiran inflasi serta spekulasi mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Yen, yang berada di dekat level terendah dalam tiga pekan, akan menjadi perhatian ketika pasar Jepang kembali dibuka.
Obligasi pemerintah Selandia Baru melemah pada awal perdagangan Asia, sementara kontrak berjangka obligasi Australia mengindikasikan penurunan, mengikuti aksi jual Treasury AS.
Kontrak berjangka indeks saham Hong Kong dan Australia juga mengarah lebih rendah, sementara kontrak berjangka saham AS relatif datar setelah indeks S&P 500 turun 0,8% dan Nasdaq 100 merosot 0,9% pada Rabu. Pasar Korea Selatan ditutup.






























