Petani Gula Minta Relaksasi KUR dan Benih Hadapi El Nino
Sabrina Mulia Rhamadanty
08 August 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Gula Indonesia (AGI) mendorong pemerintah memberikan insentif khusus bagi para petani tebu dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun bantuan benih untuk replanting guna mengantisipasi penurunan produksi akibat dampak fenomena iklim El Niño.
Sekretaris Eksekutif AGI, Dwi Purnomo Putranto menyatakan intervensi pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan usaha tani sekaligus mengamankan pasokan gula nasional.
“Kalau untuk tebu atau gula, bisa bentuknya berupa relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun bantuan benih untuk replanting, sehingga petani tetap mampu melanjutkan budidaya dan produksi gula pada musim berikutnya dapat dipertahankan,” ungkap Dwi saat dihubungi pada Jumat (7/8/2026).
Dwi menjelaskan bahwa kekeringan panjang akibat El Niño berpotensi menurunkan rendemen dan bobot tebu secara signifikan saat panen. Adapun, dengan skema relaksasi KUR yang mencakup penundaan pembayaran angsuran hingga penurunan suku bunga akan memberikan ruang napas finansial bagi para petani.
“Kami sangat berharap Kementerian Pertanian dan Bank Himbara dapat segera merumuskan kebijakan afirmatif ini agar para petani tidak terlilit utang akibat penurunan hasil panen,” ujar Dwi.






























