Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, dia juga memastikan Kementerian ESDM bakal menyetujui sejumlah revisi RKAB minerba. Untuk nikel, Tri menyatakan revisi kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bakal diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan bijih smelter.

“Ya disesuaikan, pokoknya disesuaikan sama smelter yang ada,” ujar Tri.

Sedangkan batu bara, Tri menyatakan persetujuan revisi RKAB bakal diprioritaskan untuk memenuhi pasokan batu bara kualitas medium untuk kebutuhan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

“Ada, tapi tujuannya untuk gimana caranya supaya PLN dapat [batu bara kualitas] yang medium,” ungkap dia.

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai kontraksi sektor usaha pertambangan pada kuartal II-2026 dipengaruhi pemangkasan kuota produksi dalam RKAB 2026.

Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Widiyanto Saputro mencontohkan, dalam kajian organisasinya, pemangkasan kuota produksi bijih nikel di RKAB 2026 menjadi sekitar 260—270 juta ton menimbulkan potensi hilangnya ekspor sekitar 3,5—5 juta ton produk olahan nikel.

Meskipun begitu, Widiyanto mengaku masih optimistis sektor pertambangan dapat tumbuh positif pada sisa tahun berjalan.

Terlebih, kata dia, Kementerian ESDM sudah membuka kesempatan revisi kuota produksi RKAB pada 1—31 Juli 2026.

“Salah satu poin yang menjadi tiga besar isu yang disuarakan oleh dunia usaha itu memang terkait dengan hal ini [pemangkasan RKAB],” kata Widiyanto dalam Grand Seminar Mining Hipmi, Kamis (6/8/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 mencapai 5,29% secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud menjelaskan seluruh sektor usaha tumbuh positif, kecuali pertambangan yang terkontraksi 1,64% yoy.

Sektor pertambangan tercatat menyumbang porsi sekitar 8,87% terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II-2026.

Menurut Edy, sektor pertambangan mengalami kontraksi akibat penurunan produksi bijih bauksit, timah, dan nikel. 

Dia juga mencatat belum pulihnya tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) turut memengaruhi hal tersebut.

Lapangan usaha utama yang memberi kontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan dengan total mencakup 63,73% dari total PDB Indonesia.

Lapangan usaha yang tumbuh tinggi yaitu pengadaan listrik dan gas, yakni sebesar 10,81%, ditopang oleh penjualan listrik untuk semua segmen konsumen, utamanya segmen rumah tangga bisnis dan industri.

Selanjutnya, penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 10,6%, didorong peningkatan okupansi hotel dan kinerja jasa boga, sejalan semakin luasnya jangkauan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kemudian, industri informasi dan komunikasi tumbuh didorong oleh semakin luasnya pemanfaatan jasa telekomunikasi di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, perdagangan, dan lainnya.

Adapun, Kementerian ESDM memangkas target produksi batu bara pada tahun ini di dalam RKAB 2026. Produksi batu bara pada RKAB 2026 menjadi sekitar 600 juta ton, turun dari realisasi produksi pada 2025 sebanyak 817,48 juta ton.

Untuk target kuota produksi bijih nikel dalam RKAB 2026 ditetapkan sebanyak 260–270 juta ton. Angka ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan realisasi produksi bijih nikel sepanjang 2025 sebesar 320,37 juta ton.

(azr/ros)

No more pages