Logo Bloomberg Technoz

Zulhas: Pondok Pesantren Bisa Bangun Dapur MBG

Dinda Decembria
06 August 2026 16:05

Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (21/7/2026). (Bloomberg Technoz/Pramesti Regita Cindy)
Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (21/7/2026). (Bloomberg Technoz/Pramesti Regita Cindy)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pemerintah mengizinkan pondok pesantren maupun sekolah berbasis keagamaan yang memiliki lebih dari 1.000 siswa atau santri untuk membangun dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari perbaikan tata kelola program MBG yang tengah dilakukan pemerintah.

Menurut Zulkifli, dapur yang dibangun secara mandiri tetap wajib memenuhi standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Persyaratan tersebut diterapkan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

"Hari ini juga diputuskan pondok-pondok atau sekolah berbasis keagamaan yang memiliki lebih dari seribu siswa boleh membuat dapur sendiri, tetapi harus memenuhi standar SPPG," ujar Zulkifli dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/8).


Sementara itu, pondok pesantren maupun sekolah berbasis keagamaan yang memiliki kurang dari 1.000 siswa tidak diwajibkan membangun dapur sendiri. Kebutuhan MBG bagi sekolah tersebut akan dipenuhi oleh SPPG terdekat agar layanan tetap berjalan secara efisien.

"Kalau di bawah itu akan di-cover oleh SPPG yang terdekat. Misalnya pondok yang punya 2.000 santri bisa membuat dapur sendiri, tetapi tetap harus sesuai standar SPPG dan memiliki SLHS," kata Zulkifli.