IDAI Ungkap Alasan Flu A Lebih Diwaspadai pada Anak
Dinda D
19 September 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai influenza, terutama influenza A, yang memiliki kemampuan bermutasi dan menular dengan cepat.
Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), mengatakan influenza A dapat menyebabkan penyakit yang lebih berat dibandingkan selesma atau common cold. Kelompok yang memiliki risiko mengalami gejala berat antara lain anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit penyerta atau komorbid.
Pada anak, risiko tersebut menjadi perhatian karena influenza dapat menyebabkan perawatan di rumah sakit. Anggraini menyebut sekitar 5% anak yang mengalami influenza berisiko membutuhkan rawat inap. Dari kelompok anak yang dirawat, sekitar 80% berusia di bawah 2 tahun dan sekitar setengahnya merupakan bayi berusia kurang dari 6 bulan.
"Sehingga tidak heran, balita, kemudian yang memiliki komorbid terutama neurologi, atau yang butuh rawatan lama, atau anak-anak di daycare karena padat termasuk juga di area yang padat itu berisiko untuk reinfeksi oleh influenza," jelasnya dalam konferensi pers secara daring, Jumat (18/09).
Anggraini mengatakan influenza juga lebih cepat menular dibandingkan Covid-19. Pada anak, risiko mengalami influenza bergejala dapat mencapai dua kali lipat dibandingkan orang dewasa karena daya tahan tubuh terhadap influenza belum terbentuk secara optimal.
































