Logo Bloomberg Technoz

“Harga minyak AS sudah turun di bawah US$80 per barel ketika pasar minyak global mengevaluasi kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Iran,” kata Rob Thummel, manajer portofolio senior di Tortoise Capital. “Jika kesepakatan tercapai, ada kemungkinan harga minyak bergerak menuju US$70 per barel.”

Risiko terhadap pelayaran di Timur Tengah masih terlihat. Kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengatakan telah menargetkan sebuah kapal tanker minyak Arab Saudi di Teluk Aden. Kelompok tersebut juga mengancam kapal-kapal lain di Laut Merah.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS kembali meningkat setelah sebelumnya berada di level terendah sejak 2018. Stok di Cushing, Oklahoma, juga kembali berada di atas 20 juta barel, level yang secara luas dianggap sebagai batas minimum operasional. Data pemerintah yang dirilis Rabu menunjukkan ekspor produk distilat—yang sebagian besar mencakup solar—melonjak ke rekor baru.

Di tempat lain, pemuatan minyak di terminal utama Caspian Pipeline Consortium (CPC) di Laut Hitam kembali terganggu setelah peringatan serangan drone dikeluarkan di sekitar wilayah tersebut. Terminal itu menangani sebagian besar ekspor minyak mentah Kazakhstan.

Harga:

  • WTI untuk pengiriman September turun 0,2% menjadi US$75,06 per barel pada pukul 06.57 waktu Singapura.
  • Brent untuk kontrak Oktober ditutup relatif stabil di level US$79,45 per barel pada Rabu.

(bbn)

No more pages