Logo Bloomberg Technoz

“Pengembangan pumped storage yang berfungsi layaknya baterai raksasa. Pada saat beban rendah [harga energi murah], air dipompa ke reservoir atas. Saat beban puncak [peak load], air dialirkan ke bawah untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik,” kata dia. 

Dalam paparannya, Suroso menyebut beberapa proyek pumped storage hydro yang tengah dan akan digarap PLN, diantaranya sebagai berikut:

1. Upper Cisokan Pumped Storage (1.040 MW): 

Groundbreaking telah dilaksanakan pada September 2023 dengan target operasi atau commercial operation date (COD) pada 2028.

2. Pumped Storage Sumatra Utara (500 MW): 

Ditargetkan COD pada 2030 (dalam tahap persiapan lelang).

3. Matenggeng Pumped Storage (~1.000 MW): 

Berlokasi di perbatasan Ciamis/Banjar (Sungai Matenggeng).

4. Grindulu Pumped Storage (1.000 MW): 

Berlokasi di Pacitan (Sungai Grindulu), saat ini dalam tahap studi kelayakan.

5. Seawater Pumped Storage Puger (1.000 MW): 

Memanfaatkan air laut, berlokasi di Puger, Jember, Jawa Timur.

6. Jatiluhur Pumped Storage IPP (760 MW): 

Direncanakan COD pada 2032.

Adapun, status progres pembangkit hydro saat ini dari target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sebesar 11,7 GW adalah sebagai berikut:

  1. Operasional (COD): 0,6 GW
  2. Tahap Konstruksi: 2,4 GW
  3. Tahap Pengadaan: 7,6 GW
  4. Studi Kelayakan (FS): 5,3 GW

“Guna mengatasi kemacetan dalam proses tender/pengadaan yang lambat, PLN juga menerapkan strategi pengadaan berkala/paket[bundling gigawatt hydro],” jelas dia. 

Adapun, beberapa paket lelang bertahap yang disiapkan PLN antara lain:

  1. Sumatra Peaker (1 GW): Proses lelang sedang berjalan.
  2. Sumatra Base Load (Target Total 1,8 GW): Tahap awal sebesar 350 MW segera dirilis. Skema ini sengaja tidak dilelang sekaligus 1,8 GW guna menyesuaikan kesiapan penyelesaian interkoneksi Sumatra–Jawa agar energi tidak tertahan (Demand Load Center).
  3. Sulawesi Base Load: Akan dibuka secara bertahap mulai dari 1.400 MW, kemudian dilanjutkan sebesar 1.800 MW.

(smr/wdh)

No more pages