Logo Bloomberg Technoz

Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Ekspektasi, Rupiah Unjuk Gigi

Redaksi
05 August 2026 11:36

Pengunjung menukarkan mata uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung menukarkan mata uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah melanjutkan penguatan siang ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik yang relatif terjaga. 

Rupiah menguat 0,55% ke Rp17.923/US$ pada Rabu (5/8/2026) pukul 11:15 WIB, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 tercatat 5,29%. Lebih tinggi dari konsensus yang dihimpun Bloomberg yakni 5,14%. 

Rupiah melanjutkan penguatan menjadi 0,6% pada 11:24 WIB ke Rp17.915/US$. 

Rupiah menguat, setelah BPS umumkan PDB tumbuh lebih baik dari proyeksi. (Bloomberg)

Penguatan rupiah mencerminkan respons positif pelaku pasar terhadap data fundamental ekonomi yang lebih kuat dari ekspektasi.

Realisasi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,29% pada kuartal II-2026 memberi sinyal bahwa aktivitas ekonomi domestik rupanya masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian global dan tekanan eksternal, sekaligus meredakan kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan Indonesia.