Logo Bloomberg Technoz

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara di Riyadh

News
19 September 2026 14:30

Kantor gedung pencakar langit di King Abdullah Financial District (KAFd), Riyadh, Arab Saudi, Kamis (19/1/2023). (Jeremy Suyker/Bloomberg)
Kantor gedung pencakar langit di King Abdullah Financial District (KAFd), Riyadh, Arab Saudi, Kamis (19/1/2023). (Jeremy Suyker/Bloomberg)

Fiona MacDonald dan Sara Gharaibeh - Bloomberg News

Bloomberg, Otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan serangan udara untuk Riyadh pada Sabtu (19/9). Ini merupakan peringatan pertama di ibu kota tersebut sejak puncak perang AS-Iran pada Maret dan April.

Sistem peringatan dini Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada pukul 04.00 dan sekali lagi pada pukul 06.00 bagi warga ibu kota, tanpa memberikan informasi lebih lanjut. Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian menyatakan bahwa bahaya telah berlalu dalam kedua kejadian tersebut.


Sejumlah wilayah lain di Arab Saudi juga menerima peringatan serupa sepanjang malam, termasuk kota-kota di pesisir Laut Merah, Jeddah dan Yanbu, serta Pulau Farasan di Laut Merah.

Arab Saudi kembali menjadi sasaran serangan pada bulan ini. Kelompok Houthi yang didukung Iran dan berbasis di Yaman menargetkan sejumlah kota di wilayah barat serta infrastruktur energi. Pekan lalu, pemerintah Arab Saudi mengatakan serangan drone yang berasal dari Irak—negara yang menjadi basis sejumlah milisi pro-Teheran—menyebabkan jalur pipa minyak East-West yang vital harus dihentikan operasinya.