Sepuluh saham yang menopang IHSG, melansir Bloomberg, Selasa (4/8/2026).
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 17,74 poin
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyumbang 7,38 poin
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyumbang 5,87 poin
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyumbang 5,13 poin
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyumbang 4,64 poin
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyumbang 4,63 poin
- PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menyumbang 3,9 poin
- PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang 3,07 poin
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang 2,99 poin
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 2,04 poin
Saham LQ45 unggulan turut menopang laju IHSG sepanjang hari hingga ditutup di teritori positif, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) melesat 7,69%, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) melejit 7%. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menguat 5,83%, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) meninggi 5,77%.
Menyusul saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 4,98%, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terapresiasi 4,61%, saham PT Indosat Tbk (ISAT) melaju dengan kenaikan 4,46%, dan saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menguat 3,54%.
Analisis Teknikal IHSG
Riset Phintraco Sekuritas menyebut, target resistance area 6300 tercapai. Saat ini IHSG memasuki area resistance krusial 6.300–6.370. Jika mampu close di atas 6.370 nantinya, IHSG berpotensi kuat memasuki fase minor bullish reversal. Pelebaran positive slope Stoch RSI sejalan dengan indikasi tersebut.
Secara teknikal, dari paparan terpisah, terjadi pelebaran histogram positif MACD, disertai berlanjutnya reversal Stochastic RSI di area pivot.
“Sehingga diperkirakan IHSG akan menguji resistance di level 6.350–6.400,” papar Phintraco.
Senada dengan arah teknikal tersebut, Panin Sekuritas menyematkan IHSG ditutup di zona hijau, berhasil bertahan di atas support MA–5 di level 6.244.
Dengan itu, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance 6.377–6.454.
“Di sisi lain, support 6.000–6.067 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” analisis Panin.
(fad)
































