Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Sebut 80% Pengguna BBM Itu Subsidi, Harga Tak Bakal Naik

Sabrina Mulia Rhamadanty
03 August 2026 16:10

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat di Istana Negara, Senin (6/7/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat di Istana Negara, Senin (6/7/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan sebanyak 80% pengguna bahan bakar minyak (BBM) yang masuk dalam bagian BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan meski harga BBM nonsubsidi saat ini masih fluktuatif.

“Yang penting adalah BBM subsidi itu tidak akan naik. Itu yang paling penting. Karena total pemakaian BBM 80% itu subsidi. Kalau yang 80% itu tetap menjadi bagian yang ditanggung jawab oleh pemerintah, yaitu subsidi,” ungkapnya kepada awak media di Istana Negara, Senin (3/8/2026).

Sementara untuk jenis BBM nonsubsidi, Bahlil menjelaskan bahwa penetapan harganya akan terus mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia dan Indonesian Crude Price (ICP). 


Kenaikan maupun penurunan harga BBM nonsubsidi disesuaikan secara dinamis oleh badan usaha penyuplai.

"Menyangkut BBM nonsubsidi, harganya memang mengikuti harga pasar dunia. Jika harga minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi secara otomatis terkoreksi turun. Begitu pula sebaliknya jika naik," kata Bahlil.