Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 7% saat pembukaan perdagangan setelah Trump mengatakan dirinya telah sepakat untuk membatalkan serangan besar-besaran terhadap Iran setelah para sekutu di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, memintanya untuk mengejar kesepakatan diplomatik.
Harga minyak juga tertekan oleh kenaikan kecil lain dalam kuota produksi yang dilakukan negara-negara utama OPEC+.
“Serangan itu akan menjadi serangan terbesar sejak Perang Dunia II,” kata Trump kepada wartawan pada Minggu di pesawat Air Force One.
“Kami hanya akan melihat apakah kami bisa mencapai kesepakatan.”
Potensi meredanya ketegangan ini terjadi setelah berhari-hari eskalasi konflik, ketika AS mengancam akan menyerang Republik Islam Iran “dengan sangat keras” dalam upaya mengakhiri konflik yang kini telah memasuki bulan keenam.
Gangguan pasokan yang dipicu oleh konflik tersebut telah mendorong kenaikan biaya bahan bakar, meningkatkan kekhawatiran akan lonjakan inflasi baru, serta mengguncang pasar saham, obligasi, dan mata uang global.
Para trader juga terus memantau pergerakan yen untuk melihat tanda-tanda adanya intervensi gabungan lebih lanjut oleh Jepang dan AS, setelah operasi koordinasi di Tokyo dan New York pekan lalu memicu penguatan tajam mata uang tersebut.
Trump mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa langkah tersebut merupakan “sinyal persahabatan.”
Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama diperkirakan akan mengumumkan paling cepat pada Senin bahwa kedua pemerintah bekerja secara bersama-sama, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.
Pernyataan ini akan memperkuat hubungan kerja sama yang sebelumnya telah disampaikan secara tidak langsung namun tegas oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent melalui media.
“Sejarah menunjukkan dengan jelas bahwa intervensi valuta asing (FX) bersama memiliki dampak besar, dan investor seharusnya mengikuti arus kebijakan resmi, bukan melawannya,” tulis Elias Haddad, kepala strategi pasar global di Brown Brothers Harriman, dalam catatan kepada klien.
“Sejak 1998, seluruh tiga episode intervensi FX terkoordinasi oleh AS berhasil.”
(bbn)



























