Daftar Gubernur BI: Perry Nyaris Pecah Rekor Masa Jabatan Terlama
Redaksi
29 July 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perry Warjiyo resmi mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (27/7/2026). Perry yang sudah menjabat sejak tahun 2018 lalu menjadi Gubernur BI ke-17 yang menjabat pucuk pimpinan otoritas moneter tersebut seusai masa kemerdekaan.
Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Perry mundur karena alasan personal dan surat pengunduran dirinya sudah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Ahad (26/07/2026). Presiden pun akan segera menerbitkan surat keputusan presiden (Keppres) untuk menerima pengunduran diri tersebut.
Prasetyo memastikan pengunduran diri tersebut tak berkaitan dengan kondisi kesehatan Perry. Selain itu, keputusan tersebut juga tak dipicu tekanan politik saat BI harus berhadapan dengan ancaman kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Perry menjadi gubernur BI kedua yang mengundurkan diri secara sukarela sebelum masa jabatannya berakhir, setelah Boediono yang mundur pada 2009 untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Dengan masa jabatan selama delapan tahun, Perry juga menjadi gubernur BI dengan masa kepemimpinan terlama kedua, hanya berada di bawah Rachmat Saleh yang memimpin bank sentral selama 10 tahun.
Perry memiliki sejumlah rekam jejak yang cukup panjang selama menjabat menjadi Gubernur BI, terutama dalam menjaga stabilitas moneter di masa krisis seperti COVID-19, Pemberlakuan tarif Trump dan gejolak global yang terjadi imbas meletusnya perang antara Amerika Serikat dengan Iran.
Perry juga melakukan beberapa insiatif selama menjabat sebagai Gubernur BI mulai dari mengenalkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan juga BI-Fast.




























