BCA Pertahankan Target Kredit Tumbuh 8%-10% hingga Akhir 2026
Cahya Puteri Abdi Rabbi
28 July 2026 17:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mempertahankan target pertumbuhan kredit sebesar 8%-10% hingga akhir 2026, meski perekonomian masih dibayangi berbagai tantangan, termasuk kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 100 basis poin sejak awal tahun.
Direktur BCA, Vera Eve Lim mengatakan perseroan belum melakukan revisi terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB). Vera menyebut, realisasi pertumbuhan kredit hingga semester pertama masih berada di jalur yang sesuai dengan target sehingga BCA tetap optimistis dapat mencapai sasaran tersebut hingga akhir tahun.
"Tidak ada revisi terhadap RBB. Kami tetap mempertahankan target pertumbuhan kredit di kisaran 8% hingga 10% untuk sepanjang 2026," kata Vera dalam konferensi pers secara daring pada Selasa (28/7/2026).
Hingga semester I-2026, kredit BCA tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp1.036 triliun. Sementara secara kuartalan, portofolio kredit meningkat 4,2% pada kuartal II dibandingkan kuartal I, atau tumbuh 4,3% dibandingkan posisi akhir Desember 2025.
Vera menjelaskan pertumbuhan tersebut mencerminkan permintaan pembiayaan yang masih terjaga di tengah dinamika ekonomi. Karena itu, perseroan lebih mengutamakan menjaga momentum pertumbuhan kredit dibandingkan meneruskan seluruh kenaikan suku bunga acuan ke bunga kredit.
































