Logo Bloomberg Technoz

BCA Dorong Integrasi Transaksi Digital dalam Ekosistem Blok M


Press Conference myBCA JSD Blok M Festival 2026 (Bloomberg Technoz)
Press Conference myBCA JSD Blok M Festival 2026 (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT MRT Jakarta memanfaatkan penyelenggaraan myBCA JSD Blok M Festival 2026 sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kawasan melalui perluasan transaksi digital dan penggunaan transportasi publik. Festival budaya urban yang digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 itu mengusung konsep walkable festival dengan 11 zona yang tersebar di kawasan Blok M.

Transformasi festival juga menjadi strategi penyelenggara untuk memperluas dampak ekonomi yang sebelumnya hanya berpusat pada industri sneakers menjadi ekosistem kreatif yang melibatkan lebih banyak pelaku usaha lokal.

Head & Festival Director myBCA JSD Blok M Festival 2026 Albi Trisura mengatakan penyelenggara sengaja menggandeng pelaku usaha di sekitar Blok M agar manfaat ekonomi festival tidak hanya dirasakan peserta acara.

"Harapannya, dampak ekonomi tidak hanya dirasakan festival, tapi juga seluruh pelaku UMKM di sekitar Blok M," ujar Albi.

Menurutnya, lebih dari 50 tenant makanan dan minuman di kawasan Blok M ikut berpartisipasi dengan menawarkan potongan harga, menu khusus, hingga promo bagi pemegang tiket festival. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan aktivitas festival dengan ekonomi kawasan.

Di sisi lain, BCA memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas penggunaan layanan perbankan digital melalui aplikasi myBCA. Selama penyelenggaraan festival, perseroan menawarkan berbagai promo transaksi, mulai dari cashback hingga Rp150 ribu, cicilan 0% menggunakan kartu kredit BCA, hingga layanan pembukaan rekening dan aktivasi aplikasi di lokasi acara.

SVP Marketing Communication BCA Adrian Hermansyah mengatakan perubahan konsep festival dinilai selaras dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan transaksi digital di tengah aktivitas masyarakat.

"Begitu mendengar format yang baru ini, kita melihat myBCA itu juga platform yang inklusif. Utamanya adalah memfasilitasi nasabah kita untuk bertransaksi perbankan," kata Adrian.

Ia menambahkan, kehadiran myBCA dalam festival tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan opsi pembayaran digital, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan ekosistem kreatif di Blok M.

"Di situlah myBCA juga ingin hadir. Ingin bisa menjadi bagian dari perkembangan, baik itu ekosistem, usaha, terus kemudian tentunya mempermudah transaksi," ujarnya.

Sementara itu, MRT Jakarta melihat penyelenggaraan festival sebagai peluang untuk meningkatkan penggunaan transportasi publik sekaligus memperkuat konsep pengembangan kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD).

Director of Business Development MRT Jakarta Farchad Husein Mahfud mengatakan akses transportasi massal menjadi elemen penting dalam penyelenggaraan festival yang tersebar di berbagai titik kawasan Blok M.

"Kami berharap sebetulnya event seperti JSD ini nantinya akan tentunya bisa terbantu dengan adanya public transport MRT," katanya.

Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan MRT untuk menuju lokasi festival agar perjalanan lebih efisien sekaligus mendukung konsep kawasan yang ramah bagi pejalan kaki.

"Parkir aja di stasiun terdekat, habis itu naik public transport, naik MRT, santai, jalan kaki, nikmati bagaimana gaya hidup berjalan kaki," ujar Farchad.

Menurut MRT Jakarta, aktivasi kawasan yang dilakukan bersama berbagai mitra dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kunjungan ke Blok M hingga mendekati 40.000 orang per hari. Melalui kolaborasi antara penyelenggara festival, sektor perbankan, dan operator transportasi, kawasan tersebut diharapkan semakin berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif yang ditopang oleh sistem pembayaran digital dan mobilitas perkotaan yang terintegrasi.