Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Melorot, IHSG Diproyeksikan Bergerak Terbatas

Cahya Puteri Abdi Rabbi
27 July 2026 08:35

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan pekan ini.

Meredanya harga minyak dunia diperkirakan dapat mengurangi tekanan terhadap pasar, meski investor masih menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed.

Harga minyak dunia mulai mereda pada awal pekan ini. Patokan global Brent turun sekitar 6% menuju US$91 per barel, setelah ditutup lebih rendah pada Jumat lalu.


Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berada di bawah US$84 per barel, seiring pasar menilai risiko pasokan di Timur Tengah mulai berkurang, setelah AS menghentikan sementara serangan terhadap Iran dan Teheran juga menangguhkan aksi balasannya.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan bahwa perhatian investor pekan ini masih tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah.