Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Anggarkan Rp17 T Untuk Insentif Beras di Q4-2026

Pramesti Regita Cindy
09 September 2026 10:20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mempersiapkan anggaran sebesar Rp17 triliun untuk insentif beras pada kuartal IV-2026. Program ini merupakan kelanjutan bantuan beras yang seharusnya berakhir pada September 2026.

“Nanti itu tentu teknisnya [penyerahan insentif] dari bulog. Bisa juga disekaliguskan. Anggarannya sekitar 17 triliun,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Kompleks Kemenko Perekonomian, Selasa (8/9/2026).

Airlangga mengatakan bahwa jumlah insentif beras yang akan diberikan kepada penerima manfaat adalah sebesar 30 kg per kuartalnya.


Airlangga menyebut bahwa insentif tersebut akan diberikan sekaligus sebanyak 30 kg di kuartal IV-2026, sesuai usulan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Sebelumnya Airlangga menyebut bahwa bantuan tersebut merupakan inisiatif pemerintah dalam upaya menghadapi El Niño.