PVMBG: Aktivitas Anak Krakatau Belum Punya Potensi Tsunami
Azura Yumna Ramadani Purnama
05 September 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan erupsi gunung Anak Krakatau yang terjadi Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) pagi, tak berpotensi menyebabkan tsunami.
Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Siti Sumilah Rita Susilawati menyatakan tsunami yang sebelumnya terjadi pada 2018 diakibatkan runtuhnya tubuh gunung Anak Krakatau, setelah itu gunung tersebut masih membentuk kubah lava yang baru.
Akan tetapi, dia menegaskan pertumbuhan tubuh gunung Anak Krakatau pasca-erupsi 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.
“Oleh karena itu masyarakat tidak usah khawatir insya Allah perkembangan ini tidak memicu terjadinya tsunami dan kami terus menerus melakukan pemantauan perkembangan aktivitas dan juga perubahan morfologi dari tubuh Anak Krakatau ini,” kata Rita dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (5/9/2026).
Lebih lanjut, Rita juga tidak dapat memastikan apakah erupsi yang terjadi mengganggu pelayaran di Selat Sunda atau tidak. Dia menegaskan hal tersebut bukan menjadi kewenangan PVMBG untuk menjelaskan.




























