Logo Bloomberg Technoz

Menurut Meutya, pembangunan jaringan di wilayah tersebut diharapkan dapat mengurangi titik-titik blank spot sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan digital, hingga membuka peluang ekonomi di berbagai daerah.

Dalam sesi tanya jawab, Meutya mengungkapkan target pengembangan jaringan 5G akan dievaluasi secara bertahap selama masa komitmen operator.

"Mengenai target 5G, memang terdapat target bertahap setiap tahun. Pada tahun pertama targetnya 20% cakupan populasi. Tahun kedua menjadi 30%. Tahun ketiga 40%. Tahun keempat 50%. Dan pada tahun kelima mencapai minimal 51%," ujarnya.

Ia menambahkan, selain memenuhi target cakupan populasi, operator juga memiliki kewajiban membangun jaringan di desa-desa yang telah ditetapkan pemerintah.

"Selain target cakupan populasi, para operator juga memiliki kewajiban pembangunan di desa-desa. Operator dipersilakan menggunakan frekuensi yang mereka miliki untuk memenuhi kewajiban tersebut," kata Meutya.

Sebelumnya, Komdigi menetapkan tiga operator sebagai pemenang lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Pada pita 700 MHz, XLSmart memperoleh alokasi 30 MHz, sementara Telkomsel dan Indosat masing-masing memperoleh 20 MHz. Adapun pada pita 2,6 GHz, Telkomsel memperoleh 80 MHz, Indosat 60 MHz, dan XLSmart 50 MHz.

(fik/wep)

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone