Logo Bloomberg Technoz

BEI mencatat transaksi saham AGRS mencapai 33,5 juta saham dengan frekuensi 3.683 kali. Rekam transaksi itu lompat dari transaksi hari sebelumnya sekitar 8,01 juta saham dengan frekuensi 227 kali.

Penjelasan yang sama turut disampaikan manajemen BVIC, VINS dan DNAR. Ketiga manajemen bank itu menerangkan tidak mengetahui ihwal peningkatan aktivitas perdagangan dan harga saham perseroan.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” dikutip dari jawaban manajemen BVIC.

Selain itu, manajemen VINS memastikan, pemegang saham utama perseroan tidak memiliki rencana khusus terkait dengan kepemilikan sahamnya.

“Pemegang saham utama tidak memiliki rencana terkait dengan kepemilikan sahamnya di perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi VINS.

Dari lantai bursa, saham VINS justru melemah 1,43% selama satu pekan terakhir. Saham VINS diperdagangkan pada level Rp138 per saham sampai penutupan sesi I, Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, saham BVIC menguat 16,05% ke level Rp94 per saham selama satu pekan terakhir.

Sampai penutupan perdagangan sesi I hari ini, BVIC menghimpung transaksi sekitar Rp293 juta yang melibatkan 31,29 ribu lot saham.

Selain itu, saham DNAR ikut menguat 9,91% selama satu pekan terakhir. Saat ini, saham DNAR diperdagangkan di level Rp122 per saham.

Di sisi lain, saham AGRS ikut menguat 5% selama satu pekan terakhir. Sampai penutupan perdagangan sesi I hari ini, saham AGRS diperdagangkan di level Rp63 per saham.

(naw)

No more pages