Logo Bloomberg Technoz

Pencapaian itu memperkuat posisi China dalam perlombaan mengembangkan teknologi BCI, yang diproyeksikan menjadi salah satu bidang penting dalam industri kesehatan dan kecerdasan buatan.

Neuracle kini bersaing langsung dengan Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk yang pada 2024 berhasil menanamkan chip otak kepada manusia untuk pertama kalinya dalam uji klinisnya. Namun, Neuralink hingga kini masih menunggu persetujuan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat sebelum dapat memasarkan teknologinya secara komersial.

Awal tahun ini, Neuralink mengungkapkan sebanyak 21 orang telah bergabung dalam uji klinis perangkat tersebut.

Selain pendekatan invasif melalui pembedahan, sejumlah perusahaan teknologi juga mengembangkan teknologi antarmuka otak yang tidak memerlukan operasi.

Meta, misalnya, bulan lalu memperkenalkan versi terbaru Brain2Qwerty, sistem yang memanfaatkan large language model (LLM) untuk menerjemahkan aktivitas otak menjadi teks tertulis.

Teknologi dari Meta ini ditujukan untuk membantu penderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS) dan penyakit neurodegeneratif lain yang kehilangan kemampuan berbicara agar dapat kembali berkomunikasi.

Sementara itu, perusahaan China BrainCo mengembangkan tangan prostetik bionik yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi electromyography (EMG) untuk mengubah sinyal otot menjadi gerakan.

Pengembangan teknologi BCI juga menjadi bagian dari strategi nasional China. Pemerintah setempat memasukkan teknologi tersebut sebagai salah satu prioritas dalam rencana pembangunan lima tahunan terbaru, bersama komputasi kuantum, robot berbasis AI, fusi nuklir, dan teknologi strategis lainnya.

(fik/wep)

No more pages