• EBITDA grup: US$421 juta, pencapaian tertinggi dalam sejarah perusahaan.
• Pendapatan: US$2,4 miliar, melesat signifikan 286% dari tahun sebelumnya.
Tantangan dan Risiko
Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi penurunan harga saham TPIA:
• Valuasi premium (mahal): PER sebesar 6,8x dan PBV sebesar 2,23x menunjukkan valuasi yang tinggi dibandingkan dengan perusahaan sejenis di Asia, melansir laporan JP Morgan.
Terlebih saat diperdagangkan di level harga tertinggi, PER saham TPIA sempat mencapai sebesar 19,55x dan PBV sebesar 15x, di mana perusahaan sejenis di Asia yang rata-rata diperdagangkan pada valuasi di bawah 1x PBV.
• Konflik Timur Tengah kerek harga minyak: TPIA sangat bergantung pada nafta sebagai bahan baku utama, yang harganya berhubungan langsung dengan minyak mentah.
• Dikeluarkan dari Indeks MSCI: Saham TPIA masuk daftar saham terkonsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) hingga dikeluarkannya dari penyedia indeks global MSCI, pada peninjauan rutin (rebalancing) bulan Mei.
• Tekanan teknikal: Indikator teknikal menunjukkan tren penurunan (bearish/ lower low lower high), harga berada di bawah Moving Average 50, dan sMA 100, serta stochastic di area level oversold, bersamaan dengan volume yang terbilang tipis.
Konsensus Pasar
Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg menunjukkan dari 4 analis, hanya 2 diantaranya (50%) menyematkan rekomendasi beli (buy) terhadap saham TPIA. Sementara 2 analis (50%) memberikan rekomendasi tahan alias hold. Adapun target harga TPIA dalam 12 bulan ke depan ada di Rp3.383 per saham.
Konsensus pasar memproyeksikan EBITDA emiten TPIA pada 2026 akan sebesar US$1,31 miliar. Jika benar terjadi, maka ada potensi turnaround positif daripada sebelumnya yang mencatat minus.
Sementara pendapatan bersih TPIA pada 2026 diestimasikan mencapai US$11,05 miliar. Jika tercapai, maka ada potensi lesatan 64% dibanding tahun 2025.
Namun, penurunan harga saham TPIA mencerminkan revisi pasar terhadap valuasi yang tinggi dan sentimen global yang belum menunjang. Biarpun kinerja keuangan menunjukkan perbaikan, investor perlu mempertimbangkan risiko dan tantangan yang dihadapi perusahaan. Kehati-hatian dan analisis mendalam diperlukan sebelum mengambil keputusan investasi pada saham TPIA.
(fad)






























