Logo Bloomberg Technoz

Sementara dari sisi kemanfaat ekonomi, Afriansyah bilang mayoritas peserta juga menilai program magang tersebut turut memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan mereka maupun keluarga. Sebanyak 36,79% responden menyebut program tersebut sangat membantu, 30,84% membantu, dan 30,85% cukup membantu. Adapun yang menilai tidak membantu hanya 1,99%, sedangkan 0,33% menyatakan sangat tidak membantu.

Di sisi lain, survei juga turut dilakukan kepada perusahaan penyelenggara magang. Hasilnya didapati 35,34% perusahaan menyatakan sangat puas terhadap kontribusi peserta magang, 49,61% puas, dan 15,03% cukup puas.

Selain itu, perusahaan juga menilai kompetensi peserta meningkat selama mengikuti program. Sebanyak 47,56% penyelenggara menyatakan kemampuan teknis peserta meningkat signifikan, 18,23% menyebut sangat meningkat, dan 32,68% menilai cukup meningkat.

"Kita survei juga sebelum dan setelah, self-assessment oleh peserta itu, komunikasi, kemudian teknis sesuai bidang, bekerja sama tim, digital teknologi, pemecahan masalah, dan profesionalisme berpikir kritis, manajemen waktu, inisiatif, dan rata-rata skill sebelum magang itu 3,77, kemudian setelah mereka magang naik menjadi 4,19."

Adapun dari sisi penyerapan tenaga kerja, Kemnaker mencatat sekitar 30% peserta langsung diterima bekerja di perusahaan tempat mereka menjalani magang, umumnya dalam waktu satu minggu setelah program selesai.

Selain itu, sekitar 34% peserta masih berada dalam proses rekrutmen, sedangkan 36% lainnya belum menerima tawaran pekerjaan. Sektor keuangan (finance) menjadi bidang yang paling banyak memberikan penawaran kerja kepada peserta magang, disusul sektor perdagangan, manufaktur, kesehatan, dan akomodasi.

(ain)

No more pages