Catatan Dunia Usaha untuk Program Magang Nasional
Merinda Faradianti
23 June 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, kurikulum yang diajarkan di berbagai jenjang pendidikan belum sepenuhnya mengikuti perkembangan kebutuhan dunia usaha.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam mengatakan hal tersebut menimbulkan gap atau jarak kompetensi saat lulusan memasuki pasar kerja. Meski di satu sisi dirinya mengakui, program Magang Nasional menjadi salah satu solusi untuk memberikan pengetahuan dunia kerja kepada peserta.
“Saat ini masih terdapat kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan industri," kata Bob pada Bloomberg Technoz, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, persoalan utama bukan terletak pada kemampuan individu peserta didik, melainkan pada sistem pendidikan yang belum mampu mengikuti perubahan kebutuhan industri secara cepat.
Pernyataan tersebut sejalan dengan pendapat Bob sebelumnya yang menyebut, kualitas pendidikan yang belum merata jadi salah satu sebab calon pekerja gagal dalam proses rekrutmen dan membutuhkan masa pemagangan untuk meningkatkan kompetensinya.





























