Dari dalam negeri, investor juga menunggu rilis sejumlah data ekonomi utama pekan ini sebagai penentu arah pasar.
“Secara teknikal, peluang technical rebound masih terbuka selama IHSG bertahan di atas support 5.730, dengan target penguatan menuju resistance psikologis 6.000,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Adapun keberhasilan menembus level 6.000 akan memperkuat momentum pemulihan jangka pendek.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BUMI, PADI, dan AMMN.
Menurut Phintraco Sekuritas, faktor positif yang memengaruhi penguatan Indeks di antaranya adalah harapan Bank Sentral AS Federal Reserve/The Fed yang berpotensi menunda kenaikan suku bunga setelah data non–farm payroll Juni yang berada di bawah estimasi.
Selain itu berlanjutnya pelemahan harga minyak mentah di pasar global juga meredam kekhawatiran akan menguatnya laju inflasi akibat kenaikan harga energi.
“Diperkirakan IHSG berpotensi uji level psikologis 6.000 pada pekan ini,” papar Phintraco Sekuritas.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah ASII, DSSA, AVIA, NCKL, EMAS, dan ELSA.
CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya nilai tukar rupiah dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu, masih adanya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.800–5.725 dan resistance 5.950–6.030,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham NCKL, EXCL, WIIM, BBTN, BBNI, dan BMRI.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal menguat, didorong oleh positifnya harga komoditas, tekanan jual investor asing yang semakin mereda, serta lebih stabilnya nilai tukar didorong flow positif di obligasi. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ENRG, BSDE, dan PGAS.
(fad/aji)



























