Logo Bloomberg Technoz

Di balik dominasinya pada sektor pembiayaan perumahan, BTN dalam beberapa tahun terakhir berhasil melakukan transformasi menyeluruh. Perseroan tidak lagi hanya dikenal sebagai bank spesialis KPR, tetapi berkembang menjadi institusi keuangan modern yang menghadirkan layanan digital terintegrasi serta memperluas solusi finansial bagi keluarga Indonesia.

Transformasi tersebut diwujudkan melalui penguatan model bisnis, digitalisasi proses operasional, pengelolaan risiko, pengembangan jaringan layanan, modernisasi teknologi informasi, transformasi sumber daya manusia, hingga implementasi tata kelola perusahaan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Seluruh strategi tersebut diarahkan untuk mendukung visi BTN sebagai mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia.

Salah satu pilar utama transformasi BTN adalah pengembangan ekosistem digital melalui aplikasi balé by BTN. Platform ini tidak hanya melayani transaksi perbankan harian, tetapi juga mengintegrasikan seluruh kebutuhan ekosistem perumahan, mulai dari pencarian hunian, pengajuan KPR, pemantauan proses kredit, hingga pembayaran berbagai tagihan dalam satu aplikasi. Balé by BTN juga menghadirkan berbagai produk keuangan seperti tabungan, investasi, asuransi, hingga perencanaan pensiun sehingga memberikan pengalaman layanan yang lebih terintegrasi bagi nasabah.

Keberhasilan transformasi digital tersebut tercermin dari pertumbuhan pengguna aplikasi yang sangat pesat. Sepanjang 2025, jumlah pengguna balé by BTN meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi lebih dari 3,6 juta pengguna, sementara jumlah transaksi tumbuh sekitar 79% menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi. Nilai transaksi yang diproses melalui platform tersebut juga meningkat menjadi lebih dari Rp101 triliun, disertai kenaikan penghimpunan dana murah (CASA) ritel menjadi Rp21,63 triliun. Nasabah pengguna balé by BTN bahkan tercatat memiliki rata-rata saldo 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan nasabah yang belum menggunakan platform digital tersebut.

Transformasi yang dijalankan BTN turut tercermin pada kinerja keuangannya. Hingga Mei 2026, perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,85 triliun, meningkat 54,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh 15,15% menjadi Rp7,13 triliun, sementara total kredit dan pembiayaan mencapai Rp403,06 triliun atau naik 9,97% secara tahunan. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 9,09% menjadi Rp433,95 triliun.

Prospek BTN ke depan juga mendapat respons positif dari pasar. Berdasarkan konsensus Bloomberg yang melibatkan 23 analis, sebanyak 19 analis atau sekitar 79% memberikan rekomendasi buy terhadap saham BBTN. Konsensus tersebut menetapkan target harga rata-rata Rp1.595,88 dalam 12 bulan ke depan, yang mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 31,9% dibandingkan harga penutupan perdagangan pada 9 Juni 2026.

Apresiasi Top Company in Banking Transformation semakin mempertegas keberhasilan BTN melakukan transformasi dari bank spesialis pembiayaan perumahan menjadi bank modern berbasis ekosistem digital dengan fundamental yang semakin kuat. Keberhasilan menjaga pertumbuhan bisnis, mempercepat digitalisasi, serta tetap konsisten mendukung program perumahan nasional menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan BTN di masa depan.

(tim)

No more pages