Logo Bloomberg Technoz

ESDM: B50 Bakal Berlaku Juli, Peresmian Tunggu Jadwal Presiden

Azura Yumna Ramadani Purnama
30 June 2026 16:30

Truk dan bus berbaris di stasiun pengisian bahan bakar dan pencampuran B50 setelah menyelesaikan uji jalan sejauh 40.000 km di Lembang./Bloomberg
Truk dan bus berbaris di stasiun pengisian bahan bakar dan pencampuran B50 setelah menyelesaikan uji jalan sejauh 40.000 km di Lembang./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan implementasi mandatori biodiesel B50 berlaku pada Juli. Nantinya, peresmian program tersebut bakal dilakukan secara terpisah oleh Presiden Prabowo Subianto.

Juru bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel dengan campuran fatty acid methyl esther (FAME) 50% itu bakal tersedia secara bertahap mulai besok, nantinya stok produk B40 juga masih dapat dipasarkan selama masa transisi selama 3 bulan.

Ihwal jadwal peresmian program B50, Anggia menyatakan bakal dilakukan sesuai ketersediaan jadwal Prabowo. Nantinya, peresmian tersebut bakal dilakukan pada salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


“B50 itu peresmiannya emang rencananya pada awal Juli, tetapi kayaknya enggak tanggal 1 nanti menunggu jadwal Presiden, karena kan diresmikan langsung oleh Presiden tentunya. Rencananya akan di-launching di salah satu SPBU, untuk langsung diimplementasikan nanti serentakkan di seluruh SPBU ada beberapa yang akan diresmikan,” kata Anggia kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (30/6/2026).

Uji coba biodiesel B50./dok. Kementerien ESDM

Anggia juga mengklaim fasilitas produksi bioedesel hingga penyaluran di sektor hilir telah memadai, sehingga mandatori B50 dapat diimplementasikan mulai 1 Juli 2026.