Logo Bloomberg Technoz

Latihan Militer Koperasi Desa Ganti Format: Fisik Dikurangi

Dovana Hasiana
30 June 2026 12:20

Ilustrasi Latihan militer (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Latihan militer (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari Panitia Seleksi Nasional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih memutuskan untuk mengubah format Latihan Dasar Militer (Latsarmil). 

Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan Birgjen Rico Ricardo Sirait mengatakan kegiatan ini tidak lagi ditekankan sebagai Latsarmil, melainkan Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial sejak Sabtu (27/06/2026). Dalam perubahan format ini, materi teknis dan taktis militer sudah dihilangkan, termasuk kegiatan menembak. 

"Materi teknis dan taktis militer sudah dihilangkan, termasuk kegiatan menembak. Intensitas fisik juga dikurangi dan disesuaikan dengan latar belakang peserta sebagai warga sipil, dengan keselamatan peserta sebagai prioritas utama," ujar Rico saat dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (30/06/2026). 


"Kemhan tidak dalam posisi menghentikan program secara sepihak, karena Kemhan merupakan bagian dari Panselnas SPPI KDKMP/KNMP. Terkait keberlanjutan maupun penyesuaian program, Kemhan mengikuti arahan dan keputusan Panselnas."

Aksi ini dilakukan seiring terdapat lima korban jiwa dalam militer tersebut. Korban terbaru adalah Nola Dya Sari yang mengikuti latihan dasar militer di Satuan Pendidikan Dudik Bela Negara Kalimantan. Sebelumnya, empat peserta lain yang meninggal dunia adalah Yonanda Muhammad Taufiq pada 17 Juni 2026; Anisa Muyassaroh pada 18 Juni 2026; Novia Rahmadhani Sihotang pada 22 Juni 2026; dan Muhammad Rifki Renaldi Gunawan pada 25 Juni 2026.