Logo Bloomberg Technoz

Revisi RKAB Dibuka Juli, ESDM Masih Bahas Kuota Nikel-Batu Bara

Azura Yumna Ramadani Purnama
30 June 2026 18:00

Pabrik pengolahan mineral./dok.Bloomberg
Pabrik pengolahan mineral./dok.Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan proses revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 bakal dimulai Juli 2026, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Juru bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan hingga saat ini Kementerian ESDM belum memutuskan angka kuota produksi tambahan untuk komoditas mineral dan batu bara (minerba), termasuk nikel.

“Iya, sesuai [aturan yang berlaku mulai Juli]. Masih berjalan lah prosesnya, proses dihitung dahulu,” kata Anggia kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (30/6/2026).


Anggia mengungkapkan Kementerian ESDM masih meminta masukan dari asosiasi dan pelaku usaha pertambangan, ihwal tambahan kuota produksi nikel hingga batu bara yang bakal disetujui dalam revisi RKAB 2026.

“Jadi kalau ada angka-angka yang beredar di luar itu dipastikan tidak benar, karena sampai saat ini pemerintah masih mendengarkan [masukan] dari pelaku usaha, seperti apa, itu masih terus dievaluasi,” ujar Anggia.