Kontroversi Rokok Murah: Picu Downtrading, Penerimaan Cukai Minim
Mis Fransiska Dewi
29 June 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris mengusulkan agar pemerintah memberikan ruang bagi produsen rokok untuk kalangan menengah ke bawah. Akan tetapi, langkah tersebut mendapat penolakan dari berbagai kalangan, khususnya tantangan downtrading hingga penerimaan negara yang akan tergerus.
Downtrading merupakan fenomena ekonomi ketika konsumen beralih pada produk rokok yang lebih murah. Perubahan perilaku konsumsi tersebut pada akhirnya turut memengaruhi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai terdapat masyarakat di daerah yang menjual rokok ilegal lantaran harga dianggap lebih terjangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.
“Mungkin ada rokok yang harus diproduksi untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Itu harus diberikan ruang sehingga dia bisa memproduksi untuk kelas menengah ke bawah,” ujar Andi dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Padahal, kata dia, Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama telah menegaskan bahwa downtrading merupakan tantangan serius yang dihadapi oleh Kementerian Keuangan. “Downtrading dan rokok ilegal menjadi tantangan utama dalam penerimaan negara.”































