Imbas Isu Taiwan, China Blokir Ekspor ke 40 Entitas Jepang
News
29 June 2026 12:50

Nectar Gan dan Josh Xiao - Bloomberg News
Bloomberg, China memperluas kebijakan kendali ekspornya terhadap Jepang. Langkah ini berdampak pada 40 entitas tambahan dan menjadi sinyal kian meruncingnya perseteruan Beijing dengan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi.
Kementerian Perdagangan China pada Senin (29/6) menambahkan 20 organisasi ke dalam daftar hitam kendali ekspor mereka. Keputusan ini menerapkan larangan total terhadap ekspor komoditas asal China yang dapat digunakan untuk tujuan komersial maupun militer (dual-use). Beberapa target yang disasar meliputi lembaga milik pemerintah National Institute for Defense Studies, pusat riset sistem militer, serta sejumlah perusahaan afiliasi dari Mitsubishi Electric Corp.
Dalam langkah terpisah, Beijing juga memasukkan 20 entitas lainnya ke dalam daftar pengawasan ketat, termasuk perusahaan galangan kapal Mitsui E&S Co dan Japan Nuclear Fuel Ltd. Status ini membuat perusahaan-perusahaan tersebut harus melewati pemeriksaan yang jauh lebih ketat jika ingin mengimpor barang-barang dual-use dari China.
Pembatasan baru ini menandai eskalasi dari sanksi serupa yang pertama kali diperkenalkan pada 24 Februari lalu. Pada gelombang pertama tersebut, China awalnya menyasar 40 perusahaan Jepang, termasuk produsen otomotif Subaru Corp.
































