Ekonom Sebut Likuiditas Negara di Himbara Pacu Kredit Perbankan
Redaksi
29 June 2026 20:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom menilai kebijakan pemerintah kembali menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank-bank milik negara dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan dalam jangka pendek.
Esther Sri Astuti, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) berpendapat, penempatan kembali sekaligus penambahan likuiditas SAL milik negara di Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) yang mencapai Rp380 triliun akan berfungsi sebagai bantalan likuiditas.
Selain itu, likuiditas tersebut juga mampu menjaga rasio pinjaman terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan tetap sehat, di tengah kencangnya pertumbuhan kredit saat ini.
"Namun dana SAL yang besar di Himbara menahan kenaikan Cost of Fund (suku bunga simpanan) dan menjaga NIM (Net Interest Margin/Margin Bunga Bersih) tetap optimal di tengah naiknya suku bunga acuan," kata Esther kepada Bloomberg Technoz, Senin (29/6/2026).
Meski demikian, lanjut Esther, ada optimisme pertumbuhan kredit Himbara dapat menembus target hingga 14%-15% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada 2026.

































