"Walaupun secara share kontribusinya belum setinggi fashion dan kuliner, tetapi kalau pertumbuhannya cepat, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif akan luar biasa. Lama-kelamaan kontribusinya terhadap ekonomi kreatif juga akan semakin besar," ujarnya.
Menurut Amalia, data tersebut dapat menjadi landasan pemerintah dalam menentukan intervensi kebijakan untuk mendorong subsektor ekonomi kreatif yang sedang bertumbuh pesat.
Ia juga menilai sektor ekonomi kreatif memiliki keunggulan karena mampu tumbuh tinggi sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sehingga manfaat pertumbuhannya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Amalia turut mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang lengkap dan akurat akan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif.
(dec)




























