Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup di 6.301, Saham AMMN Jadi Pemberat

Muhammad Julian Fadli
13 August 2026 18:20

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,13% di posisi 6.301 pada penutupan perdagangan Kamis (13/8/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan sejumlah saham barang baku lainnya.

Jelang penutupan perdagangan IHSG masih terpeleset di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 6.390 hingga terdalam menyentuh 6.281.

IHSG Penutupan Sesi II pada Kamis 13 Agustus 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp13,62 triliun dari sejumlah 28,43 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi 1,92 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 175 saham, dan 452 saham terjadi pelemahan. Sisanya 164 saham stagnan.

Penyebab IHSG Melemah


Saham–saham barang baku, saham saham energi, dan saham perindustrian utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 2,92%, 2,32%, dan 2,31% begitu juga saham konsumen non primer drop 1,59%, disusul oleh pelemahan pada saham transportasi dengan melemah 1,32%.

Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks.